KESEHATAN HEWAN

Kesehatan hewan ternak itu dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya ialah : lingkungan, suhu, iklim, kelembaban kandang, kebersihan kandang dan peternak. Bulan-bulan terahir ini merupakan bulan-bulan pancaroba (peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan), perlu diwaspadai oleh para peternak terhadap penyakit yang sering menyerang pada hewan ternak pada musim pancaroba sepetri bulan-bulan terakhir ini. Penyakit yang sering terjadi yaitu BEF (Bovine Ephemeral Fever) atau biasa di sebut juga demam tiga hari yang sering menyerang pada sapi,  penyakit demam tiga hari merupakan penyakit sapi yang bersifat akut yang disertai demam dengan angka kesakitan tinggi, namun angka kematiannya rendah . Penyakit ini disebabkan oleh virus rhabdovirus yang menginfeksi nyamuk cullicoides sp.  dan penyebarannya melalui angin.  Penyakit ini secara umum tidak menimbulkan kerugian ekonomis besar, asalkan segera mendapatkan pertolongan medis yang memadai, sehingga tidak terjadi komplikasi dengan penyakit lain. 

GEJALA KLINIS

  • Demam dalam jangka waktu 1-4 hari
  • Hewan nampak gemetar dan nafsu makan serta minum menurun
  • Leleran hidung dan mata
  • pada sebagian besar kekakuan dan kepincangan terlihat sehari sesudah terjadinya demam. kepincangan dapat berpindah-pindah dari kaki satu ke kaki yang lain.
  • Beberapa hari hewan tetap dapat berdiri namun sebagian besar akan tiduran 2-3 hari
  • Angka kematian biasanya kuran dari 1 %

Beberapa Peternak di Desa Pucangan melaporkan sapinya dengan gejala klinis yang sama kepada petugas kesehatan hewan. 

SARAN

  • karena penyebaran nya melalui vektor atau angin maka kebersihan kandang perlu diperhatikan
  • lapor kepada petugas kesehatan hewan
  • mencegah penyebaran nyamuk dengan cara d asapi (bediang)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)